Connect with us

Hukum

Setubuhi Anak Tiri Selama 7 Tahun, Yanto Dibekuk Polisi

-

10.555 views
Pelaku pencabulan dan persetubuhan anak tiri selama 7 tahun, Yanto Bin Zainal Abidin saat di amankan di Polres Sarolangun, Senin(11/05/2020)

NEWSJAMBI.ID, SAROLANGUN- Perbuatan biadad seorang ayah kepada anak tirinya akhirnya terungkap dan berunjung masuk penjara. Yanto Bin Zainal Abidin (35) warga dusun Suka Jaya Desa Pelawan Jaya kecamatan Pelawan diamankan anggota Reskrim Polres Sarolangun karena melakukan persetubuhan dan pencabulan terhadap anak tirinya selama 7 tahun.

Informasi yang didapat, Korban WA (16) warga dusun Suka Jaya desa Pelawan Jaya desa kecamatan Pelawan di setubuhi oleh ayah tirinya semenjak Ia duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar (SD) atau semenjak tahun 2013.

Parahnya lagi. Aksi biadab ini dilakukan pelaku hanya lantaran sakit hati dan kecewa kepada istrinya karena memberitahu ke keluarga pelaku bahwa  statusnya janda anak satu.

Penangkapan pelaku berdasarkan laporan Polisi Nomor LP/B-76/V/2020/SPKT/Res Sarolangun, Tanggal 10 Mei 2020 dengan pelapor atas nama Holil Bin Iskandar.

Adapun kronologis penangkapan pelaku, pada hari Minggu (10/05/2020) sekira pukul 13.00 Wib, bibi korban atau Istri pelapor memberitahukan kepada pelapor yang merupakan paman korban bahwa keponakan pelapor atas nama WA telah dicabuli dan disetubuhi oleh Yanto yang tidak lain adalah bapak tiri korban sejak kelas 3 Sekolah Dasar.

Setelah laporan tersebut, paman korban kemudian melaporkan kepada kepala Desa Pelawan Jaya dan kepala Desa Pelawan Jaya meminta paman korban melaporkan ke Polres Sarolangun.

Adapun kronologis penangkapan pelaku, setelah menerima laporan dari paman korban, Unit Idik I Sat Reskrim Polres Sarolangun Bersama Unit Reskrim Polsek Pelawan Singkut melakukan Penangkapan terhadap pelaku Atas nama Yanto Bin Zainal Abidin, pada saat itu pelaku sedang berada di rumahnya tanpa melakukan perlawanan.

“Ya benar pelaku sudah kita amankan, pada saat dilakukan Introgasi, pelaku mengakui telah melakukan persetubuhan dan pencabulan terhadap korban berkali kali sejak Tahun 2013 di Kamar tidur Korban di rumah Pelaku dengan Cara Mengancam korban. Pelaku melakukan perbuatan ini sejak tahun 2013 sampai dengan saat ini tanpa sepengetahuan Istri pelaku,” ujar Kapolres Sarolangun, AKBP Deny Heryanto, SIK. M.Si, Senin (11/05/2020).

Dijelaskan Kapolres, atas perbuatannya, pelaku akan di jerat dengan Pasal 81 ayat (1). (3) Jo Pasal 76D dan atau Pasal 82 ayat (1), (2) Jo Pasal 76E UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI nomor : 23 tahun 2002 tentang Perpu Nomor: 1 tahun 2016 tentang perubahan ke-2 atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Pelaku akan dijerat dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun dan denda maksimal 5 Milyar,” pungkas Kapolres. (ika)

Advertisement
Komentar

Tinggalkan Balasan