Connect with us

Sarolangun

DLH Sebut ISPU di Sarolangun Berstatus Tidak Sehat

-

696 views
Kepala Dinas DLH Sarolangun, Deshendri

NEWSJAMBI.ID, SAROLANGUN– Kabut asap yang terjadi di wilayah kabupaten Sarolangun sudah sangat tebal. Kondisi ini tidak hanya berada di kota Sarolangun, namun sudah merambah ke desa, apalagi di pagi hari, jarak pandang sudah terhalang oleh tebalnya kabut asap.

Kondisi udara akibat kabup asap tersebut sudah memasuki sudah tidak sehat, hal ini berdasarkan dari data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sarolangun yang mencatat bahwa kualitas udara di Sarolangun telah masuk kategori tidak sehat dalam kurun waktu dua hari terakhir.

Kepala Dinas DLH Sarolangun Deshendri kepada sejumlah wartawan mengatakan bahwa dari hasil uji alat pemantau kualitas udara Higt Volume Air Sampler (HVAS) yang dipasang di lokasi Pameran Koni Sarolangun sejak tanggal 15 sampai 16 Oktober 2019, angka Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) untuk sementara berada diangka 123.

“Ya, kondisi udara sudah memasuki Angka 123, artinya sudah masuk status tidak sehat,” ujar Deshendri, Rabu (16/10) diruang kerjanya, kemarin.

Menurutnya, untuk hasil tetapnya akan diketahui dalam waktu 1×24 jam, tepatnya hari ini, Kamis (16/10). Meskipun demikian, berdasarkan pengalaman sebelumnya angka ISPU akan meningkat, dikarenakan kondisi asap masih tebal.

“Biasanya, angka ISPU ini akan meningkat, karena kondisi saat ini asap masih tebal,” terangnya.

Sementara, untuk anak sekolah belum diliburkan dikarenakan belum dilaporkan pihal DLH kepada pihak Disdikbud Sarolangun mengenai angka ISPU yang ada di wilayah Sarolangun.

“Secepatnya kita akan berkoordinasi dengan Dinas terkait, seperti Dinas Pendidikan. Karena dengan kondisi udara yang tidak sehat ini maka dikhawatirkan membahayakan anak,” pungkasnya. (ika)

Advertisement
Komentar

Tinggalkan Balasan